Sunday, November 18, 2012
Thursday, November 15, 2012
HASIL PEMIRA BEM UNIMAL
HASIL PEMIRA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM) UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
Pesta Demokrasi atau sering disebut dengan Pemilihan Raya (Pemira) yang diadakan di UNIMAL (Universitas Malikussaleh) dalam rangka pemilihan Calon Ketua dan Wakil BEM Universitas Malikussaleh periode 2012-2013 diselenggarakan pada hari rabu tanggal 14 November 2012 pukul 10.00-16.00 telah sukses diselenggarakan oleh Pania Pelaksana KPR.
Pemira tersebut diikuti oleh mahasiswa/i dari berbagai Fakultas yang ada di Unimal yaitu Fakultas Teknik, Pertanian, FISIP, Hukum, Ekonomi dan Fakultas Kedoktoran (PSPD).
Peletakan TPS dalam Pemira ini berada di empat titik yaitu TPS I berada di Reuleut yang berjumlah 3 TPS, TPS II FISIP berada di Buket Indah yang berjumlah 1 TPS, TPS III ISOL berada di Buket Indah yang berjumlah 2 TPS, dan TPS IV PSPD berada di Uteun Kot Lhokseumawe yang berjumlah 1 TPS.
Perhitungan suara Pemira Calon Ketua dan Wakil BEM Universitas diadakan di Aula Sultan Malikussaleh. Perhitungan tersebut diselenggarakan pada malam rabu tanggal 14 November 2012 pukul 20.00-07.00 WIB. Perhitungan suara ini merupakan sejarah baru dalam pemilihan Calon Ketua dan Wakil BEM Universitas Malikussaleh dikarenakan dengan waktu penyelesaiannya yang begitu lama sampai pagi hari, akan tetapi perlu kita ajungkan jempol dengan apresiasi yang sangat luar biasa dari Panitia Penyelenggara (KPR) beserta kepada masing-masing Pasangan Kandidat dan Timsesnya masing-masing dalam mensukseskan perhitungan suara Calon Ketua dan Wakil BEM Universitas Malikussaleh.
Pihak KPR mengambil sikap dari hasil perhitungan suara yang dilakukan Calon Ketua dan Wakil BEM Universitas Malikussaleh dimenangkan oleh pasangan Paket A yaitu Firdaus Noezula (dari Fakultas Teknik) dan Muzakir (dari Fakultas Pertanian) dengan total suara berjumlah 1.312 pemilih. Sedangkan Paket B yaitu Yusrizal (dari Fakultas Ekonomi) dan Mulyadari (dari Fakultas PSPD) berjumlah 632 pemilih sementara Paket C yaitu Zulfikar Husain (dari Fakultas Pertaian) dan Bisma Yadhi Putra (dari Fakultas ISIP) berjumlah 312 pemilih.
Berikut adalah hasil dari perhitungan suara dari tiap-tiap TPS
| TPS | PAKET A | PAKET B | PAKET C | SUARA RUSAK | TOTAL SUARA |
| I Reuleut | 750 Suara | 28 Suara | 77 Suara | 57 Suara | 912 Suara |
| II Fisip | 385 Suara | 55 Suara | 220 Suara | 52 Suara | 712 Suara |
| III ISOL | 39 Suara | 442 Suara | 13 Suara | 53 Suara | 547 Suara |
| IV PSPD | 138 Suara | 107 Suara | 3 Suara | 16 Suara | 264 Suara |
| TOTAL | 1.312 Suara | 632 Suara | 312 Suara | 178 Suara | 2.435 Suara |
Semoga dengan terpilihnya Firdaus Noezula dan Muzakir sebagai ketua dan wakil BEM Universitas Malikussaleh akan memberikan dampak positif bagi UNIMAL dan dapat membawa UNIMAL akan lebih maju dengan menjunjung tinggi Tri Darma Perguruan Tinggi.
FIRDAUS NOEZULA – MUZAKKIR
(FIKIR)
BIJAKSANA – PEDULI – BERSAHAJA
“Bersatu, BerFiKir, Bersama-sama Mencapai Keseimbangan”
Tuesday, November 6, 2012
STUPA 5_MIXED USE BUILDING LHOKSEUMAWE
TUGAS MIDTEST
DESAIN MIXED USE BUILDING
( Aparteman, Rental Office dan Shopping Centre )
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
Sunday, November 4, 2012
DESAIN PUSAT KEGIATAN MAHASISWA
DESAIN PUSAT KEGIATAN MAHASISWA
ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
OLEH
EDY ISMA, ST
TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
Sepotong Sejarah Aceh yang Dibelokkan
"Untuk apa Indonesia merdeka?" Sukarno menjawab: "Untuk Islam kak". Dia memanggil kakak kepada saya. Saya tanya lagi, "betulkah ini?". Jawabnya, "betul kak". Saya tanya sekali lagi, "betulkah ini?". Dia jawab, "betul kak". Saya ulangi lagi, "betulkah ini ?". (Tgk Muhammad Daud Beureu'eh)
Sepotong sejarah Republik menyangkut Aceh yang banyak dilupakan. Yaitu soal peran Aceh penyelamatan krisis fatal pada akhir tahun 1949. Bila ini dikemukakan, bukan karena ingin Aceh dipuji. Tetapi karena sejarah harus ditulis apa adanya, tidak boleh ditutup, distorted atau direkayasa.
Sejarah mesti murni untuk diwariskan kepada generasinya. Dan apa yang penulis lihat meski itu singkat, tidak terdapat dalam buku- buku sejarah RI yang diajarkan di sekolah-sekolah. Juga penulis tidak melihjat di media yang ditulis sejarawan kita, hatta oleh ahli sejarah Aceh sendiri.
|
| Ir. Sukarno |
Ia tidak saja berhasil menegmbangkan syiar Islam secara luas tapi juga menjadi pemimpin rakyat (people leader). Abu membangun "Aceh Baru" yang demokratis, bebas dari penghisapan atau penindasan manusia oleh manusia (exploitation delhomme par home).
Sedangkan bagi Republik Indonesia beliau berjasa sebagai penyelamat. Sejarah itu yang tak tertulis di buku-buku sejarah sekolah mana pun. Kecuali beliau diklaim sebagai pemerontak Republik hingga akhir hayatnya. Begitu juga dua pejuang penyalamat lainnya, yaitu Mr Sjafruddin Prawiranegara, Kepala Pemerintah Darurat Republik Indonesia dan LN Palar, Duta Besar Indonesia di PBB.
Sekilas tentang sejarah, bahwa pada akhir tahun 1949, RI ditimpa kritis yang fatal. Hampir seluruh wilayah sudah diduduki Belanda. lbukota Republik pun sudah dikuasainya. Presiden dan wakil Presiden sudah ditangkap Belanda dan dibuang --kalau saya tidak salah dibuang ke Pulau Bangka.
Mr Sjafruddin Prawiranegara yang sempat diangkat sebagai Kepala Pemerintah Republik Indonesia, bergegas-gegas mengungsi ke Bukit Tinggi. Karena merasa tidak aman di Bukit Tinggi, beliau mengungsi ke Aceh, sebuah wilayah Republik yang belum dapat diduduki oleh Belanda. Jadi, masih tetap sebagai territory legal dari Republik Indonesia. Mengikuti Pak Sjafruddin Prawiranegara Tinggi dari ketiga Angkatan pun mengungsi ke Aceh. Dari Staff Angkatan Darat Kol Hidayat, dari staff Angkatan Udara Suyoso, dan dari Staff Angkatan Laut Komodor Subiyakto. Pada kali pertama pemimpin-pemimpin Aceh yang terdiri dari Abu Beureueh, Tgk Abdul Wahab Seulimum, Hasan Ali dan M. Nur El Ibrahimy sendiri berkunjung kepada Mr Sjafruddin Prawiranegara.
Pertama-tama yang dituntut adalah membentuk Propinsi Aceh, yang dijanjikan oleh Presiden Soekarno. Di depan Abu Beureueh pada waktu beliau datang ke Aceh pada tahun 1947, Soekarno bersumpah dua kali, ternyata dua tahun ditunggu, janji itu tidak dipenuhi.
Saat itu Pak Sjaf (panggilan Syafruddin) menjawab "jangan khawatir, dalam dua tiga hari ini, Propinsi Aceh akan saya bentuk, seperti yang diinginkan oleh rakyat Aceh. Seperti yang dijanjikan", Propinsi Aceh pun terbentuklah dengan PP Pengganti Undang-undang yang mulai berlaku pada tanggal 8 Desember 1949. Sebagai Gubernur Aceh yang Pertama diangkat Abu Beureueh. Beliau dibantu oleh sebuah badan yang disebut Badan Pemerintah Provinsi Aceh, yang terdiri dari T M Amien, Orang Kaya Salamuddin, A.R. Hasjim dan Saya sendiri.
Di seluruh Aceh rakyat bergembira karena keinginannya yang sejak lama tercapai, dan terbentuknya Provinsi Aceh, gampanglah bagi Jendral Mayor Tituler, Mantan Gubernur Militer Aceh, langkat dan tanah Karo Abu beureueh Sebagai Gubernur Areh sekarang untuk mengajak rakyat berjuang mati-matian mempertahankan Aceh jangan sampai dapat diduduki Belanda. Sebab kalau Aceh dapat diduduki Belanda, berarti tamatlah riwayat Republik Indonesia.
Untuk dimaklumi bahwa pertarungan yang sengit antara Aceh dan Belanda berpusat di perbatasan Aceh-Sumatera Utara (dikenal Medan Area). Yang dipertahankan dengat gigih oleh rakyat Aceh bersama TNI Devisi X Aceh, Barisan- Barisan mujahidin yang ketuanya Abu Beureueh, TP (Tentara Pelajar) dan TPI (Tentara Pelajar Islam). Maka berkat pimpinan yang solid dari Abu Beureueh pertahanan rakyat Aceh begkitu gigih, dan Medan Area tak bisa ditembusi tentara Belanda. Penjajah akhirnya kembali ke baraknya di kota Medan. Maka Republik Indonesia yang berada sekarat hidup kembali.
Semangat juang rakyat Aceh yang gigih diketahui LN Palar, Duta Besar RI di PBB yang sebelumnya sudah loyo, menjadi bangkit kembali. Beliau segera meminta PBB untuk memerintahkan kembali kedaulatan atas seluruh territory Republik Indonesia dikembalikan kepada pemerintah Indonesia Serikat, pada 17 Agustus 1950. Sayang sekali pada hari upacara penyerahan kembali kedaulatan atas RI kepada Pemerintah Indonesia oleh Belanda, Jendral Mayor Tituler Abu Daud yang saya anggap salah seorang penyelamat Republik Indoensia tidak diundang ke upacara tersebut.
Perlu dijelaskan bahwa sebelum penyerahan kedaulatan, di Aceh terjadi heboh besar, karena dibubarkan Propinsi Aceh. Heboh ni yang tadinya terjadi di Kota Raja (Banda Aceh sekarang) meluas sampai ke seluruh Aceh. Maka dilayangkanlah poster-poster dan Resolusi- resolusi kepada pemerintah. Heboh ini tidak dapat diatasi hingga terpaksalah pembesar-pembesar Negara dari pusat datang ke Aceh untuk menyenangkan rakyat, antara lain Mr Assaat (Mendagri)--namun rakyat tidak lagi mendengarkannya. Maka Bung Hatta yang kembali menjadi Wakil Presiden Negara Kesatuan NRI datang ke Aceh. Rakyat juga tidak menghiraukan apa yang dikatakannya.
Abu Beureueh Mantan Gubernur Militer Aceh dan Tanah Karo, dan mantan Gubernur Aceh, menyatakan dengan tegas " Bahwa kalau Provinsi Aceh tidak dibentuk kembali, saya akan naik ke Gunung untuk membentuk Provinsi Aceh menurut keinginan kami sendiri". Zaini Bakri, Bupati Aceh Besar juga dengan tegas mengatakan kalau provinsi Aceh tidak kembali dibentuk pegawai RI di seluruh Aceh meletakan jabatan.
| Tgk. Daud Beureueh |
Sayang kabinet Natsir setelah kira-kira satu tahun bekerja, dijatuhkan oleh anggota - anggota DPR yang tidak menyetujui Provinsi Aceh yaitu PKI, PNI, Partai Indonesia Raya dan beberapa partai lainnya. Harapan rakyat Aceh untuk tegaknya sebuah Provinsi seperti yang diinginkan di tanah Rencong buyarlah semua. Provinsi Aceh baru dibentuk kembali setelah Abu Beureueh "naik gunung" (sebagai yang ditegaskan di depan Bung Hatta), beberapa waktu setelah jatuhnya Kabinet Ali Sastroamidjojo ( dari PNI) yang menggantikan Kabinet Natsir.
Saat berkunjung ke Aceh pada tahun 1948, Soekarno mengucapkan janjinya dengan meyakinkan Daud Beureueh. Dimana cerita sumpah Soekarno dihadapan Teungku Muhammad Daud Beureueh itu adalah:
"Teungku Daud Beureueh pernah menyatakan: "Lebih setahun sesudah proklamasi kemerdekaan, pada waktu tentara Belanda dan Sekutu sedang melancarkan serangan secara besar-besaran, dimana para pemuda kita sudah ribuan bergelimpangan gugur di medan perang, datanglah Sukarno ke Aceh...Dia datang menjumpai saya menerangkan peristiwa-peristiwa dan perkembangan revolusi."Dalam pertemuan itu saya tanya Sukarno:"Untuk apa Indonesia merdeka?" Sukarno menjawab: "Untuk Islam kak". Dia memanggil kakak kepada saya.Saya tanya lagi, "betulkah ini?". Jawabnya, "betul kak".Saya tanya sekali lagi, "betulkah ini?". Dia jawab, "betul kak".Saya ulangi lagi, "betulkah ini?".Pada waktu inilah Sukarno berikrar: "Kakak! Saya adalah seorang Islam. Sekarang kebetulan ditakdirkan Tuhan menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama yang baru kita proklamasikan. Sebagai seorang Islam, saya berjanji dan berikrar bahwa saya sebagai seorang presiden akan menjadikan Republik Indonesia yang merdeka sebagai negara Islam dimana hukum dan pemerintahan Islam terlaksana. Saya mohon kepada kakak, demi untuk Islam, demi untuk bangsa kita seluruhnya, marilah kita kerahkan seluruh kekuatan kita untuk mempertahankan kemerdekaan ini".(Baca: S.S. Djuangga Batubara, Buku; Teungku Tjhik Muhammad Dawud di Beureueh Mujahid Teragung di Nusantara, Gerakan Perjuangan & Pembebasan Republik Islam Federasi Sumatera Medan, cetakan pertama, 1987, hal. 76-77)
Ternyata akhirnya, ikrar Soekarno itu untuk: "akan menjadikan Republik Indonesia yang merdeka sebagai negara Islam dimana hukum dan pemerintahan Islam terlaksana" hanyalah tipu muslihat saja. Sehingga Teungku Muhammad Dawud Beureueh di Aceh memaklumatkan Negara Islam Indonesia pada tanggal 20 September 1953, yang sebagian isinya menyatakan bahwa;
"Dengan Lahirnja Peroklamasi Negara Islam Indonesia di Atjeh dan daerah sekitarnja, maka lenjaplah kekuasaan Pantja Sila di Atjeh dan daerah sekitarnja, digantikan oleh pemerintah dari Negara Islam."
***
Sumber Referensi :
- Teungku Chik Muhammad Daud di Beureueh Mujahid Teragung di Nusantara, Gerakan Perjuangan & Pembebasan Republik Islam Federasi Sumatera Medan, S.S Djuangga Batubara.
- Disadur dari berbagai sumber dan fakta sejarah.
Saturday, November 3, 2012
DESAIN DEALER MOBIL HONDA
DESAIN DEALER MOBIL HONDA
ARSITEKTUR HIGH TECH
OLEH
TAUFIKURRAHMAN, ST
TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
Sunday, August 12, 2012
PERAN BATU BATA TERHADAP LINGKUNGAN
PERAN BATU BATA TERHADAP LINGKUNGAN
Batu bata adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal dan dipakai oleh masyarakat baik di pedesaan maupun di perkotaan yang berfungsi untuk bahan bangunan konstruksi.
Semua orang tahu bahwa penggunaan bahan bangunan kontruksi pada umumnya menggunakan material batu bata.
akan tetapi, peran batu bata terhadap lingkungan sangat berefek terhadap lingkungan yang kita sayangi ini.
coba kita cerdasi bersama :
- Pembuatan batu bata menggunakan tanah liat, pengambilan tanah tersebut dengan cara dikikisnya bukit dan gunung-gunung sedikit demi sedikit yang jelas-jelas merusak alam. Akibat dari ini semua berimbas kepada fauna dan flaura yang lama kelamaan akan berkurang dan akhirnya punah. disamping itu keindahan alam juga akan hilang sedikit demi sedikit akibat dari pengiskisan tadi.
- Pembakaran batu bata menggunakan kayu. Pada umumnya pengambilan kayu untuk proses pembakaran batu bata menggunakan kayu di pegunungan yang diperoleh secara illegal logging . Akibatnya jelas-jelas merugikan dari semua pihak. Karena Praktek illegal logging sudah barang tentu memiliki ekses negatif yang sangat besar. Secara kasat mata ekses negatif illegal logging dapat diketahui dari rusaknya ekosistem hutan. Rusaknya ekosistem hutan ini berdampak pada menurunnya atau bahkan hilangnya fungsi hutan sebagai penyimpan air, pengendali air yang dapat mencegah banjir juga tanah longsor. Sehingga rentan terhadap bencana kekeringan, banjir maupun tanah longsor. Di samping itu, illegal logging juga menghilangkan keanekaragaman hayati, berkurangnya kualitas dan kuantitas ekosistem dan biodiversity, dan bahkan illegal logging dapat berperan dalam kepunahan satwa alam hutan Indonesia.
- Pembakaran batu bata dapat menghasilkan asap yang jelas-jelas dapat merugikan semua orang akibatnya terjadi pencemaran udara sehingga menimbulkan udara yang tidak sehat.
Kesimpulan :
- penggunan material batu bata pada bangunan sudah barang tentu memiliki ekses negatif yang sangat besar.
- Kita sebagai arsitek yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap persoalan persoalan yang berkaitan dengan bangunan dan menjaga kelestarian alam, apa yang harus kita lakukan apabila hal ini terjadi.
a. Apakah material batu bata yang digunakan sebagai kontruksi bangunan harus diganti.
b. Kalau misalnya diganti, material apa yang kita gunakan yang bersifat ramah lingkungan.
c. Apabila kita ganti sudah barang tentu berimbas kepada masyarakat yang mata pencahariannya pada produksi batu bata. Bagaimana kita mengatasi hal ini dengan catatan tidak berkurangnya lapangan kerja terutama bagi masyarakat yang sumber ekonominya dari produksi batu bata...
Note :
TOLONG SOLUSINYA TERUTAMA BAGI ARSITEK / CALON ARSITEK
TERIMAKASIH
Friday, August 10, 2012
ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR
ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pada dunia arsitektur kita mengetahui terdapat beberapa periode di dalam perkembangannya. Dimulai dari zaman klasik berkembang aliran arsitektur seperti Gotic, Renaissance kemudian dilanjutkan dengan periode modern, Pada periode ini muncul gaya-gaya arsitektur modern maupun postmodern. Arsitektur modern dan arsitektur postmodern lahir pada periode yang hampir bersamaan. Walaupun berada pada satu periode yang hampir bersamaan, tetapi antara arsitektur modern dan arsitektur postmodern memiliki beberapa perbadaan walaupun tidak banyak.
Arsitektur Neo Vernakular adalah salah satu paham atau aliran yang berkembang pada era Post Modern yaitu aliran arsitektur yang muncul pada pertengahan tahun 1960-an, Post Modern lahir disebabkan pada era modern timbul protes dari para arsitek terhadap pola-pola yang berkesan monoton (bangunan berbentuk kotak-kotak). Oleh sebab itu, lahirlah aliran-aliran baru yaitu Post Modern.
Ada 6(enam) aliran yang muncul pada era Post Modern menurut Charles A. Jenck diantaranya, historiscism, straight revivalism, neo vernakular, contextualism, methapor dan post modern space. Dimana menurut Budi A Sukada (1988) dari semua aliran yang berkembang pada Era Post Modern ini memiliki 10 (sepuluh) ciri-ciri arsitektur sebagai berikut.
1. Mengandung unsur komunikatif yang bersikap lokal atau populer.
2. Membangkitkan kembali kenangan historik.
3. Berkonteks urban.
4. Menerapkan kembali teknik ornamentasi.
5. Bersifat representasional (mewakili seluruhnya).
6. Berwujud metaforik (dapat berarti bentuk lain).
7. Dihasilkan dari partisipasi.
8. Mencerminkan aspirasi umum.
9. Bersifat plural.
10. Bersifat ekletik.
Untuk dapat dikategorikan sebagai arsitektur post modern tidak harus memenuhi kesepuluh dari ciri-ciri diatas. Sebuah karya arsitektur yang memiliki enam atau tujuh dari ciri-ciri diatas sudah dapat dikategorikan kedalam arsitektur post modern.
Charles Jenks seorang tokoh pencetus lahirnya post modern menyebutkan tiga alasan yang mendasari timbulnya era post modern, yaitu.
1. Kehidupan sudah berkembang dari dunia serba terbatas ke dunia tanpa batas, ini disebabkan oleh cepatnya komunikasi dan tingginya daya tiru manusia.
2. Canggihnya teknologi menghasilkan produk-produk yang bersifat pribadi.
3. Adanya kecenderungan untuk kembali kepada nilai-nilai tradisional atau daerah, sebuah kecenderungan manusia untuk menoleh ke belakang.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa arsitektur post modern dan aliran-alirannya merupakan arsitektur yang menggabungkan antara tradisional dengan non tradisinal, modern dengan setengah nonmodern, perpaduan yang lama dengan yang baru. Dalam timeline arsitektur modern, vernakular berada pada posisi arsitektur modern awal dan berkembang menjadi Neo Vernakular pada masa modern akhir setelah terjadi eklektisme dan kritikan-kritikan terhadap arsitektur modern.
Kriteria-kriteria yang mempengaruhi arsitektur Neo Vernakular adalah sebagai berikut.
1. Bentuk-bentuk menerapkan unsur budaya, lingkungan termasuk iklim setempat diungkapkan dalam bentuk fisik arsitektural (tata letak denah, detail, struktur dan ornamen)
2. Tidak hanya elemen fisik yang diterapkan dalam bentuk modern, tetapi juga elemen nonfisik yaitu budaya pola pikir, kepercayaan, tata letak yang mengacu pada makro kosmos dan lainnya menjadi konsep dan kriteria perancangan.
3. Produk pada bangunan ini tidak murni menerapkan prinsip-prinsip bangunan vernakular melainkan karya baru (mengutamakan penampilan visualnya).
Jadi latar belakang penerapan tema arsitektur neo vernakular pada pasar terpadu berkeinginan melestarikan unsur-unsur atau ciri arsitektur lokal dengan unsur-unsur modern yang berkembang saat ini agar lebih menarik pengunjung dan penjual untuk menggunakan fasilitas pasar yang akan direncanakan. Penggunaan arsitektur Neo Vernakular sebagai style pasar terpadu Lhoksukon dikarenakan pasar ini merupakan pasar tradisional yang patut di kembangkan agar lebih layak untuk digunakan oleh penjual dan pengunjung/pembeli.
2. Pengertian Arsitektur Neo Vernakular
Arsitektur neo-vernakular, tidak hanya menerapkan elemen-elemen fisik yang diterapkan dalam bentuk modern tapi juga elemen non fisik seperti budaya, pola pikir, kepercayaan, tata letak, religi dan lain-lain.
Bangunan adalah sebuah kebudayaan seni yang terdiri dalam pengulangan dari jumlah tipe-tipe yang terbatas dan dalam penyesuaiannya terhadap iklim lokal, material dan adat istiadat. (Leon Krier).
Neo berasal dari bahasa yunani dan digunakan sebagai fonim yang berarti baru. Jadi neo-vernacular berarti bahasa setempat yang di ucapkan dengan cara baru, arsitektur neo-vernacular adalah suatu penerapan elemen arsitektur yang telah ada, baik fisik (bentuk, konstruksi) maupun non fisik (konsep, filosopi, tata ruang) dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh sebuah tradisi yang kemudian sedikit atau banyaknya mangalami pembaruan menuju suatu karya yang lebih modern atau maju tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi setempat.
Arsitektur Neo-Vernacular merupakan suatu paham dari aliran Arsitektur Post-Modern yang lahir sebagai respon dan kritik atas modernisme yang mengutamakan nilai rasionalisme dan fungsionalisme yang dipengaruhi perkembangan teknologi industri. Arsitektur Neo-Vernacular merupakan arsitektur yang konsepnya pada prinsipnya mempertimbangkan kaidah-kaidah normative, kosmologis, peran serta budaya lokal dalam kehidupan masyarakat serta keselarasan antara bangunan, alam, dan lingkungan.
“pada intinya arsitektur Neo-Vernacular merupakan perpaduan antara bangunan modern dengan bangunan bata pada abad 19”
Batu-bata dalam kutipan diatas ditujukan pada pengertian elemen-elemen arsitektur lokal, baik budaya masyarakat maupun bahan-bahan material lokal.
Aliran Arsitektur Neo-Vernacular sangat mudah dikenal dan memiliki kelengkapan berikut ini : hampir selalu beratap bubungan, detrail terpotong, banyak keindahan dan bata-bata. Bata itu manusiawi, jadi slogannya begitu manusiawi.
Arsitektur neo-vernakular, banyak ditemukan bentuk-bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah setempat yang dikemas dalam bentuk yang modern. Arsitektur neo-vernakular ini menunjukkan suatu bentuk yang modern tapi masih memiliki image daerah setempat walaupun material yang digunakan adalah bahan modern seperti kaca dan logam. Dalam arsitektur neo-vernakular, ide bentuk-bentuk diambil dari vernakular aslinya yang dikembangkan dalam bentuk modern.
B. CIRI-CIRI GAYA ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
Dari pernyataan Charles Jencks dalam bukunya “language of Post-Modern Architecture” maka dapat dipaparkan ciri-ciri Arsitektur Neo-Vernacular sebagai berikut :
Ø Selalu menggunakan atap bumbungan
Atap bumbungan menutupi tingkat bagian tembok sampai hampir ke tanah sehingga lebih banyak atap yang di ibaratkan sebagai elemen pelidung dan penyambut dari pada tembok yang digambarkan sebagai elemen pertahanan yang menyimbolkan permusuhan.
Ø Batu bata (dalam hal ini merupakan elemen konstruksi lokal)
Bangunan didominasi penggunaan batu bata abad 19 gaya Victorian yang merupakan budaya dari arsitektur barat.
Ø Mengembalikan bentuk-bentuk tradisional yang ramah lingkungan dengan proporsi yang lebih vertikal.
Ø Kesatuan antara interior yang terbuka melalui elemen yang modern dengan ruang terbuka di luar bangunan.
Ø Warna-warna yang kuat dan kontras.
Dari ciri-ciri di atas dapat dilihat bahwa Arsitektur Neo-Vernacular tidak ditujukan pada arsitektur modern atau arsitektur tradisional tetapi lelbih pada keduanya. Hubungan antara kedua bentuk arsitektur diatas ditunjukkan dengan jelas dan tepat oleh Neo-Vernacular melalui trend akan rehabilitasi dan pemakaian kembali.
Ø Pemakaian atap miring
Ø Batu bata sebagai elemen local
Ø Susunan masa yang indah.
Mendapatkan unsur-unsur baru dapat dicapai dengan pencampuran antara unsur setempat dengan teknologi modern, tapi masih mempertimbangkan unsur setempat.
Ciri-ciri :
a) Bentuk-bentuk menerapkan unsur budaya, lingkungan termasuk iklim setempat diungkapkan dalam bentuk fisik arsitektural (tata letak denah, detail, struktur dan ornamen).
b) Tidak hanya elemen fisik yang diterapkan dalam bentuk modern, tetapi juga elemen non-fisik yaitu budaya , pola pikir, kepercayaan, tata letak yang mengacu pada makro kosmos, religi dan lainnya menjadi konsep dan kriteria perancangan.
c) Produk pada bangunan ini tidak murni menerapkan prinsip-prinsip bangunan vernakular melainkan karya baru (mangutamakan penampilan visualnya).
C. PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR NEO - VERNAKULAR
Adapun beberapa prinsip-prinsip desain arsitektur Neo-Vernakular secara terperinci, yaitu :
a. Hubungan Langsung, merupakan pembangunan yang kreatif dan adaptif terhadap arsitektur setempat disesuaikan dengan nilai-nilai/fungsi dari bangunan sekarang.
b. Hubungan Abstrak, meliputi interprestasi ke dalam bentuk bangunan yang dapat dipakai melalui analisa tradisi budaya dan peninggalan arsitektur.
c. Hubungan Lansekap, mencerminkan dan menginterprestasikan lingkungan seperti kondisi fisik termasuk topografi dan iklim
d. Hubungan Kontemporer, meliputi pemilihan penggunaan teknologi, bentuk ide yang relevan dengan program konsep arsitektur
e. Hubungan Masa Depan, merupakan pertimbangan mengantisipasi kondisi yang akan datang.
D. TINJAUAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
Perbandingan | Tradisional | Vernakular | Neo Vernakular |
Ideologi | Terbentuk oleh tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, berdasarkan kultur dan kondisi lokal. | Terbentuk oleh tradisi turun temurun tetapi terdapat pengaruh dari luar baik fisik maupun nonfisik, bentuk perkembangan arsitektur tradisional. | Penerapan elemen arsitektur yang sudah ada dan kemudian sedikit atau banyaknya mengalami pembaruan menuju suatu karya yang modern. |
Prinsip | Tertutup dari perubahan zaman, terpaut pada satu kultur kedaerahan, dan mempunyai peraturan dan norma-norma keagamaan yang kental | Berkembang setiap waktu untuk merefleksikan lingkungan, budaya dan sejarrah dari daerah dimana arsitektur tersebut berada. Transformasi dari situasi kultur homogen ke situasi yang lebih heterogen. | Arsitektur yang bertujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh tradisi dan mengembangkannya menjadi suatu langgam yang modern. Kelanjutan dari arsitektur vernakular |
Ide Desain | Lebih mementingkan fasat atau bentuk, ornamen sebagai suatu keharusan. | Ornamen sebagai pelengkap, tidak meninggalkan nila- nilai setempat tetapi dapat melayani aktifitas masyarakat di dalam. | Bentuk desain lebih modern. |
Tabel. Perbandingan arsitektur Ttradisional, Vernakular dan Neo Vernakular.
Sumber : Sonny Susanto, Joko Triyono, Yulianto Sumalyo
Dalam hal ini, pengertian vernakular arsitektur sering juga disamakan dengan arsitektur tradisional dan dapat diartikan bahwa secara konotatif kata tradisi dapat diartikan sebagai pewarisan atau penerusan norma-norma adat istiadat atau pewaris budaya yang turun temurun dari generasi ke generasi. Arsitektur dan bangunan tradisional merupakan hasil seni budaya tradisional, yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup manusia budaya tradisional, yang mampu memberikan ikatan lahir batin.
Di dunia global, kata tradisional sering digunakan untuk membedakan dengan modern. Di indonesia, sebutan yang berasal dari kata belanda “traditionell Architectur”, pada waktu itu istilah ini diberikan untuk karya-karya arsitektur asli daerah di indonesia, salah satu alasannya adalah untuk membedakan jenis arsitektur yang timbul dan berkembang dan merupakan karakteristik suku-suku bangsa di indonesia dari jenis arsitektur yang tumbuh dan berkembang atas dasar pemikiran dan perkembangan arsitektur di Eropa, khususnya arsitektur kolonial Belanda.
Kata tradisional berasal dari kata tradisi yang di indonesia sama artinya dengan adat, kata adat ini di adopsi dari bahasa Arab. Sehingga seringkali bangunan tradisional disebut dengan “rumah adat”. Pada prinsipnya, baik di dunia global dan indonesia, kata tradisional diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi.
Selain itu istilah-istilah lain sering bersentuhan arti dan maknanya dengan vernakular arsitektur yaitu arsitektur rakyat (folk architecture), arsitektur lokal atau kontekstual (indigenous architecture) bahkan ada juga yang kemiripan dengan arsitektur alamiah (spontanous architecture). Secara garis arsitektur rakyat diartikan sebagai arsitektur yang menyimbolkan budaya suatu suku bangsa dengan beberapa atribut yang melekat dengannya. Sementara itu, arsitektur lokal atau kontekstual, adalah arsitektural yang beradaptasi dengan kondisi budaya, geografi, iklim dan lingkungan, dan arsitektur alamiah adalah arsitektur yang dibangun oleh satu masyarakat berdasarkan proses alamiah seperti kebutuhan dasar manusia.
Maka dapat dipahami bahwa pada dasarnya prinsip asrsitektur Neo-vernakular adalah melestarikan unsur-unsur lokal sehingga bentuk dan sistemnya terutama yang berkaitan dengan iklim setempat, seperti penghawaan, pencahayaan alamiah, antisipasi terhadap regionalisme yang merupakan aspek mendasar. Dalam pendekatan ini arsitektur Neo Vernakular yang digunkan adalah arsitektur tradisional aceh.
E. PERBANDINGAN NEO VERNAKULAR DENGAN REGIONALISME
Perbandingan | Regionalisme | Neo Vernakular |
Pengertian | Region adalah daerah dan Isme adalah paham, jadi faham bersifat kedaerahan | Neo berarti baru, masa peralihan dan vernakular adalah Native/asli/bahasa setempat, jadi peralihan dari bentuk setempat |
Ideologi | Menciptakan arsitektur yang kontekstual yang tanggap terhadap kondisi lokal dan senantiasa mengacu pada tradisi, warisan sejarah serta makna ruang dan tempat | Fokus kepada penerapan elemen arsitektur yang sudah ada dari hasil vernakular dan kemudian sedikit atau banyaknya mengalami pembaruan menuju suatu karya yang modern. |
Prinsip | Mengarah pada pemenuhan kepuasan dan ekspresi jati diri yang mengacu pada masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang dan masih tergantung pada vernakularisme | Arsitektur yang bertujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh tradisi dan mengembangkannya menjadi suatu langgam yang modern dan kelanjutan dari arsitektur vernakular. |
Konsep Desain | Masih cenderung hanya meniru bentuk fisik, ragam dan gaya-gaya tradisional yang sudah dimiliki oleh masyarakat setempat. | Bentuk desain lebih modern dan mencoba menampilkan karya baru. |
Kriteria | · Menggunakan bahan bangunan lokal deengan teknologi modern. · Tanggap dalam mengatasi pada kondisi iklim setempat · Mengacu pada tradisi, warisan sejarah serta makna ruang dan tempat. · Mencari makna dan substansi cultural, bukan gaya/style sebagai produk akhir | · Bentuk-bentuk menerapkan unsur budaya, lingkungan termasuk iklim setempat diuungkapkan dalam bentuk fisik arsitektural (tata letak denah, detail, struktur dan ornamen) · Tidak elemen fisik yang diterapkan dalam bentuk modern, tetapi juga elemen nonfisik yaitu budaya pola pikir, kepercayaan, tata letak yang mengacu pada makro kosmos, religius dan lainnya menjadi konsep dan kriteria perancangan. · Produk pada bangunan ini tidak murni menerapkan prinsip-prinsip bangunan vernakular melainkan karya baru (mengutamakan penampilaan visualnya) |
Tabel. Perbandingan Regionalisme dengan Neo Vernakular
Sumber : Aplikasi regionalism dan Neo Vernakular dalam desain bangunan. Agus Dharma dan Hasan Sadli, http://staffsite.gunadharma.ac.id
Dalam prinsip perancangan Henri M.P, yang mencoba memadukan kekuatan-kekuatan lokal berupa arsitektur, budaya, masyarakat dan alam, dimana pada bangunan yang dirancangnya. Tidak pernah menemukan suatu karya arsitektur yang dapat mewakili ciri khas budaya san sosial daerah masing-masing, serta mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh lingkungan di sekitarnya. Dengan teori-teorinya, Henri Maclaine Pont berusaha untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada.
Dalam membangun suatu bangunan, Henri M.P, memegang teguh beberapa filsafat arsitektur yang menginginkan agar keberadaan bangunan dapat menjadi bagian dari lingkungan sekitar bangunan tersebut dengan sangat memperhatikan tentang iklim dan masyarakat sekitar bangunannya. Sehingga dapat memperhatikan adat istiadat dan kepercayaan masyarakat setempat.
Teori Henri M.P, kaidah arsitektur yang pernah ditampilkan pada karya-karyanya adalah sebagai berikut.
1. Pendekatan pada faktor budaya dan alam dimana ia membangun sehingga karya arsitektural merupakan jawaban dari kebutuhan sosial.
2. Pada setiap karya arsitektural harus dapat tercermin adanya hubungan yang logis antara bangunan dengan lingkungannya.
3. Menggali akar budaya arsitektur klasik, dikaji dan kemudian dipadukan dengan arsitektur modern.
Falsafah adaptasi regionalisme yaitu adanya dialog antara tradisional dan modern. Struktur bangunan dapat berkembang mengikuti teknik dan metode baru, namun ungkapan arsitektural tetap dalam semangat tempat dan budaya lokal. Henri M.P, memberikan penekanan pada kesatuan antara bentuk, fungsi dan kontruksi. Sebagai ungkapan spiritual dari suatu kelompok masyarakat, maka gaya arsitektur harus mempunyai jawaban dari kebutuhan sosial masyarakat tersebut.
Menurut pandangan Henri M.P adalah penting dalam arsitektur adanya hubungan logis antara bangunan dengan lingkungannya. Kesadaran bahwa lingkungan secara keseluruhan menjadi bagian yang menyatu dengan bangunan sehingga dalam merancang, Henri M.P, selalu memperhatikan adat dan budaya setempat.
F. KATA KUNCI
Country Life = kehidupan negara
klasik = bersifat seperti seni klasik, yaitu sederhana, serasi, dan tidak berlebihan; termasyhur karena bersejarah: bangunan -- peninggalan zaman; tradisional dan indah
Stone of Remembrance = Batu Kenangan
fellow dari royal academy = setelah sebelumnya menjadi associate akademi
Tropikal = Dari atau berkaitan dengan daerah tropis
Natural = bersifat alam; alamiah; bebas dr pengaruh; bukan buatan; asli.
Machiya merupakan townhouse tradisional Jepang, berupa rumah yang terbuat dari material kayu dengan fasad sempit dan berupa massa memanjang kebelakang.
G. ARSITEK
1. Biografi Sir Edwin Lutyens Landseer (1869-1944)

Gambar Sir Edwin Landseer Lutyens
Sir Edwin Landseer Lutyens dinamai pelukis , seorang teman keluarga - lahir di London pada 1869 dan meninggal di sana kanker tujuh puluh lima tahun kemudian. Pada waktu itu, saya bertanya-tanya, apakah dia merancang bangunan lebih dan kenangan daripada arsitek lain dalam sejarah? " Beberapa tahun ia memiliki setengah lusin di mana saja pada saat yang sama, masing-masing dengan gaya tersendiri itu - yang berubah dari Gerakan Seni dan Kerajinan di abad kesembilan belas, untuk rasa yang lebih klasik dalam kedua puluh awal, untuk campuran Eropa dan India pada tahun 1920, dan dengan apa yang disebut penulis biografi "disederhanakan Ratu Anne." Di antara bangunan itu adalah Kedutaan Besar Inggris di Washington, House Raja Muda di New Delhi, Puri Drogo di Devon, gereja, perkantoran, rumah domestik, kuburan, monumen, tugu peringatan dan, paling tidak, Cenotaph - sebuah persegi panjang sederhana dari batu Portland - di Whitehall.
Ia adalah anak kesepuluh dari tigabelas bersaudara dalam sebuah keluarga Victoria besar tapi terlalu halus untuk pergi ke sekolah. Tidak pergi ke sekolah publik, katanya, meninggalkan dia malu dengan komite dan pejabat tetapi mengajarinya untuk melihat dan berpikir untuk dirinya sendiri - misalnya sebagai anak kecil ia menciptakan sendiri buatan sketsa dari sebuah persegi kaca polos. Dia melihat bangunan melalui itu sementara menelusuri garis besar mereka pada kaca dengan tongkat tajam sabun. Secara profesional, dia mulai mempelajari arsitektur di South Kensington School of Art (sekarang Royal College) antara 1885-7. Tentu saja itu tidak pernah selesai dan tahun depan ia pergi sebagai murid membayar kepada perusahaan dari Ernst George dan Peto sebelum mendirikan praktek sendiri ketika ia masih hanya sembilan belas. Pada tahun 1889 ia ditugaskan untuk membangun sebuah rumah pribadi kecil, Crooksbury, dekat Farnham di Surrey. Segera, gayanya dipengaruhi oleh Philip Webb dan William Morris . Sekarang juga, ia bertemu Gertrude Jekyll, perancang taman. Bersama-sama mereka dirancang dan dibangun sejumlah rumah dengan taman Jekyll khas, termasuk rumahnya sendiri, Munstead Wood. Seringkali hasilnya diterbitkan - dan dipublikasikan - dalam Kehidupan Negara Edward Hudson majalah (masih kuat, masih menampilkan rumah-rumah negara). Kemudian Lutyens dikembalikan Lindisfarne Castle, di Holy Island di lepas pantai Northumberland, yang dimiliki oleh Hudson pada saat itu.
Pada 1900 dia datang di bawah pengaruh Norman Shaw dan gaya Renaisans Inggris. Sekarang, juga, ia juga merancang bangunan kantor. Pada tahun 1908 dia adalah arsitek untuk pinggiran Taman Hampstead baru, merancang pusat sipil dan dua gereja. Pada tahun 1909 dia adalah seorang arsitek konsultasi di pameran internasional di Turin dan Roma - bangunan Romawi adalah hari ini British School di kota itu. Selama tahun ini, juga, dia berada di Afrika Selatan merancang Jo'burg Art Gallery dan Rand war memorial. Pada tahun 1910 ia diminta untuk merancang benteng Inggris terbaru - Castle Drogo di Devon. Butuh waktu dua puluh dua tahun untuk membangun dan kini dimiliki oleh National Trust.
Pada tahun 1912 dia adalah bagian dari Komisi Perencanaan yang dibangun New Delhi pada suatu lokasi lahan hijau sebagai kursi Pemerintahan baru di India. Lutyens dirancang rumah Gubernur Jenderal (antara lain). Untuk itu ia menemukan satu lagi gaya baru arsitektur - bagian India, bagian Eropa - yang ia gunakan kemudian untuk Campion Hall, sebuah perguruan tinggi baru di Oxford. Rekan arsitek adalah Sir Herbert Baker, seorang pria yang pertama berada di belakang kantor Peto pada tahun 1880-an. Ada profesional yang serius jatuh antara dua orang, tampaknya lebih penentuan tapak dan pendekatan ke Rumah Raja Muda. Dia, Lutyens mengatakan, bertemu Bakerloo nya. (Sebuah lelucon yang lebih masuk akal jika Anda tahu bahwa Bakerloo adalah jalur kereta api bawah tanah London.)
2. Praktek Swasta
Dia mulai praktek sendiri pada tahun 1888, komisi pertamanya menjadi rumah pribadi di Crooksbury, Farnham , Surrey . Selama pekerjaan ini, ia bertemu dengan desainer taman dan holtikultura Gertrude Jekyll . Pada 1896 ia mulai bekerja pada sebuah rumah untuk di Jekyll Munstead Kayu, Godalming , Surrey . Itu adalah awal dari kemitraan profesional yang akan menentukan tampilan rumah negara Lutyens banyak.
The "Lutyens-Jekyll" kebun meluap dengan semak-semak kuat dan penanaman herba dalam arsitektur perusahaan classicising tangga dan teras balustraded. Gaya gabungan, dari formal dengan informal, dicontohkan oleh jalan bata, diperlunak dengan batas herba mengepul, penuh bunga lili, bunga lupin , delphinium , dan lavender sangat kontras langsung ke skema tempat tidur yang sangat formal disukai oleh generasi sebelumnya dalam 19 abad. Ini baru "alami" gaya adalah untuk mendefinisikan "taman Inggris" sampai zaman modern.
Ketenaran Lutyens 'tumbuh terutama melalui popularitas dari majalah gaya hidup baru Country Life diciptakan oleh Edward Hudson , yang menampilkan banyak desain rumahnya. Hudson adalah pengagum gaya Lutyens dan Lutyens ditugaskan untuk sejumlah proyek, termasuk Lindisfarne Puri dan Hidup Negara gedung kantor pusat di London, pada 8 Jalan Tavistock . Salah satu asistennya pada tahun 1890 adalah Maxwell Ayrton .
3. Pekerjaan
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Edwin_Lutyens&prev
Awalnya, desain nya semua Seni dan Kerajinan gaya, sebuah contoh yang baik yang Overstrand Balai Norfolk dan Le Bois des Moutiers (1898) di Prancis, tetapi selama awal 1900-an karyanya menjadi lebih klasik dalam gaya. Komisi Nya yang bersifat bervariasi dari rumah-rumah pribadi untuk dua gereja untuk baru Suburb Taman Hampstead di London untuk Julius Drewe 's Kastil Drogo dekat Drewsteignton di Devon dan untuk kontribusi ke India baru kekaisaran modal, New Delhi, (di mana ia bekerja sebagai kepala arsitek dengan Herbert Baker dan lain-lain). Dia juga merancang Columbarium untuk keluarga Hannen di Wargrave. Di sini ia menambahkan elemen gaya arsitektur lokal untuk nya klasisisme, dan berdasarkan skema urbanisasi pada Mughal taman air. Dia juga merancang Gedung Hyderabad untuk yang terakhir Nizam dari Hyderabad, sebagai istana Delhi nya.
Dia juga merancang bangunan kapur, Marsh Pengadilan , di Hampshire, Inggris. Dibangun antara 1901 dan 1905, itu adalah yang terakhir dari desain Tudor dan didasarkan pada varian kuno Rammed bumi teknik bangunan. Pada tahun 1903 gedung sekolah utama dari Sekolah Prep Amesbury di Hindhead, Surrey, dirancang dan dibangun sebagai tempat tinggal pribadi. Ini sekarang menjadi 2 kelas bangunan terdaftar Signifikansi Nasional.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Edwin_Lutyens&prev
Sebelum akhir Perang Dunia I , ia diangkat sebagai salah satu dari tiga arsitek utama untuk Imperial War Graves Komisi dan terlibat dengan penciptaan banyak monumen untuk memperingati orang mati . Pemakaman yang lebih besar memiliki Stone of Remembrance, yang dirancang oleh Sir Edwin Lutyens. Yang paling terkenal dari monumen ini adalah Cenotaph di Whitehall , Westminster , dan Memorial ke Hilang dari Somme , Thiepval . Cenotaph ini awalnya ditugaskan oleh David Lloyd George sebagai struktur sementara untuk menjadi pusat dari Parade Kemenangan Sekutu pada tahun 1919. Lloyd George mengusulkan panggung untuk peti mayat , sebuah platform kosong rendah, tapi itu ide Lutyens 'untuk monumen tinggi. Desain waktu kurang dari enam jam untuk menyelesaikannya. Banyak peringatan perang lokal (seperti yang di Semua 'Orang Suci, Northampton ), Montreal, Quebec , Toronto, Ontario , Hamilton, Ontario , Victoria, British Columbia , dan Vancouver, British Columbia adalah Lutyens desain-berdasarkan Cenotaph tersebut. Dia juga merancang War Memorial Gardens di Dublin , yang dipulihkan pada 1990-an. Karya lainnya termasuk Tower Hill peringatan , dan (mirip di kemudian hari Gerbang India desain) sebuah peringatan di Victoria Park di Leicester . Lutyens juga diperbaharui Benteng Lindisfarne untuk pemilik kaya nya.
Dia gelar kebangsawanan pada tahun 1918 dan terpilih sebagai Fellow dari Royal Academy pada tahun 1921. Pada tahun 1924, ia diangkat sebagai anggota baru dibuat Rupa Kerajaan Seni Komisi , posisi yang dipegangnya sampai kematiannya .
Sementara pekerjaan terus di New Delhi, Lutyens terus menerima komisi lainnya termasuk beberapa bangunan komersial di London dan Kedutaan Besar Inggris di Washington, DC .
Pada tahun 1924 dia menyelesaikan pengawasan pembangunan apa yang mungkin desain yang paling populer: Rumah Boneka Queen Mary ' . Ini empat lantai Palladian villa dibangun pada skala 1/12 dan sekarang menjadi pameran permanen di area publik Windsor Castle . Ini tidak dipahami atau dibangun sebagai mainan untuk anak-anak; tujuannya adalah untuk menunjukkan keahlian terbaik Inggris periode.
Lutyens ditugaskan pada tahun 1929 untuk merancang baru Katolik Roma katedral di Liverpool . Dia merencanakan sebuah bangunan besar dari batu bata dan granit, atasnya dengan menara dan kubah 510-kaki, dengan pekerjaan patung ditugaskan oleh Charles Sargeant Jagger dan WCH Raja . Bekerja pada bangunan megah ini dimulai pada 1933, tapi dihentikan selama Perang Dunia Kedua . Setelah perang, proyek berakhir karena kekurangan dana, dengan hanya ruang bawah tanah selesai. Sebuah model bangunan Lutyens 'belum direalisasi diberikan dan dikembalikan oleh ([Galeri Seni Walker]) pada tahun 1975 dan sekarang dipamerkan di Museum Liverpool . Arsitek masa kini Liverpool Metropolitan Cathedral , yang dibangun lebih lahan yang berdekatan dengan ruang bawah tanah dan ditahbiskan pada tahun 1967, adalah Sir Frederick Gibberd .
Pada tahun 1945, setahun setelah kematiannya, Sebuah Rencana untuk Kota & County Kingston upon Hull diterbitkan. Lutyens bekerja pada rencana dengan Sir Patrick Abercrombie dan mereka dikreditkan sebagai co-penulis. Pengenalan Abercrombie dalam rencana membuat referensi khusus untuk kontribusi Lutyens. Rencananya adalah, bagaimanapun, ditolak oleh Dewan Kota Hull.
3.1 New Delhi
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Edwin_Lutyens&prev
Sebagian besar dirancang oleh Lutyens lebih dari dua puluh tahun atau lebih (1912-1930), New Delhi , terletak di dalam metropolis Jakarta , dipilih untuk menggantikan Kalkuta sebagai kursi dari pemerintah India Inggris pada tahun 1912; proyek selesai pada tahun 1929 dan diresmikan pada tahun 1931. Dalam menjalankan proyek ini, Lutyens diciptakan urutannya baru mengenai arsitektur klasik, yang telah menjadi dikenal sebagai "Orde Delhi" dan digunakan oleh dia untuk beberapa desain di Inggris, seperti Campion Hall, Oxford . Berbeda dengan arsitek Inggris lebih tradisional yang datang sebelum dia, ia terinspirasi oleh kedua dan dimasukkan berbagai fitur dari India lokal dan tradisional archtecture-sesuatu yang paling jelas terlihat dalam kubah drum dipasang besar Budha dari Gedung Gubernur Jenderal , sekarang Rashtrapati Bhavan . Bangunan megah, yang berisi 340 kamar, dibangun di atas lahan seluas 330 hektar beberapa (1,3 km 2) dan menggabungkan taman pribadi juga dirancang oleh Lutyens. Bangunan ini dirancang sebagai tempat tinggal resmi Raja Muda India dan sekarang merupakan kediaman resmi Presiden India .
The "Delhi Order" kolom di pintu masuk depan istana memiliki lonceng diukir ke dalam mereka, yang telah disarankan, Lutyens telah dirancang dengan ide bahwa sebagai lonceng diam kekuasaan Inggris tidak akan pernah berakhir. Pada suatu waktu, lebih dari 2.000 orang diminta untuk merawat gedung dan melayani rumah tangga Raja Muda itu.
Kota baru berisi kedua gedung DPR dan kantor pemerintah (yang dirancang oleh Herbert Baker) dan dibangun khas dari batu pasir merah lokal menggunakan tradisional Mughal gaya.
Saat membuat rencana untuk New Delhi, Lutyens direncanakan untuk kota baru untuk berbohong barat daya kota bertembok dari Shahjahanbad . Rencananya untuk kota ini juga ditata rencana jalan ke New Delhi yang terdiri dari lebar pohon-pohon jalan.
Dibangun pada semangat pemerintahan kolonial Inggris, tempat di mana kota kekaisaran baru dan pemukiman asli tua bertemu ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah pasar; di sanalah Lutyens membayangkan para pedagang India akan berpartisipasi dalam "pusat perbelanjaan besar bagi penduduk Shahjahanabad dan New Delhi ", sehingga menimbulkan pasar D-berbentuk dilihat hari ini.
Banyak taman-bercincin villa di Lutyens 'Zona Bungalow (LBZ)-juga dikenal sebagai Lutyens 'Delhi -yang bagian dari skema asli Lutyens 'untuk New Delhi berada di bawah ancaman karena tekanan konstan untuk pembangunan di Delhi. Para LBZ ditempatkan pada tahun 2002 Dana Monumen Dunia Watch List dari 100 Situs yang paling terancam punah. Perlu dicatat bahwa tidak ada bungalow di LBZ dirancang oleh Lutyens-ia hanya dirancang empat bungalow di Kawasan Presiden sekitarnya Rashtrapati Bhavan di Willingdon Crescent sekarang dikenal sebagai Ibu Teresa Crescent. Bangunan lain di Delhi Lutyens yang dirancang termasuk Gedung Baroda , Bikaner Gedung , Gedung Hyderabad , Jaipur Gedung dan Patiala House .
Lutyens dijadikan Panglima Knight dari Orde Kekaisaran India (KCIE) pada tanggal 1 Januari 1930. Sebuah patung Lutyens di DPR Viceroy mantan adalah patung-satunya orang Barat yang tersisa di posisi semula di New Delhi. Lutyens 'kerja di New Delhi merupakan fokus dari Robert Grant Irving 'Summer buku s India.
3.2 Irlandia
Pekerjaan di Irlandia termasuk Nasional Irlandia War Memorial Gardens di Islandbridge Dublin , yang terdiri dari jembatan di atas rel kereta api dan sebuah jembatan di atas sungai Liffey (tidak terbangun) dan dua kebun cekung berjenjang; Heywood Gardens, County Laois (terbuka untuk umum) yang terdiri dari taman lindung nilai, rumput, taman cekung berjenjang dan koridor, perubahan luas dan ekstensi untuk Lambay Castle, Lambay Pulau dekat Dublin terdiri dari benteng melingkar melampirkan istana dipulihkan, sebuah desa dekat pelabuhan, lapangan tenis nyata, rumah ganda , sebuah perahu dan sebuah kapel; perubahan dan ekstensi untuk Howth Puri , County Dublin , yang tidak terbangun Hugh Lane galeri mengangkangi Sungai Liffey di situs dari Jembatan Ha'Penny dan Galeri Hugh terbangun Lane pada sisi barat Hijau St Stephen ; sebuah Lodge at Costelloe, County Galway (yang digunakan untuk berlindung oleh Bruce Ismay J Ketua White Star Line setelah tenggelamnya kapal Titanic) dan pondok berburu di utara County Donegal .
Di Irlandia Utara, dia dikaitkan sebagai arsitek Gedung Stormont , Belfast , dirancang sebagai rumah bagi Ketua Parlemen Irlandia Utara .
3.3 Spanyol
Di Madrid ia bekerja dalam rekonstruksi Liria Istana , yang rusak parah oleh pasukan Francisco Franco selama perang saudara Spanyol. Karya-karya yang ditugaskan oleh Duke of Alba Jacobo Fitz-James Stuart y Falco, yang telah bertemu Lutyens sementara ia adalah Duta Besar Spanyol ke Inggris. Istana ini adalah bangunan neoklasik oleh arsitek Ventura Rodriguez, telah ditugaskan oleh saya Adipati Berwick dan Liria James Fitz-James untuk melayani Raja Philip V dari Spanyol .
4. Pernikahan dan kemudian hari
Dua tahun setelah ia melamarnya dan dalam menghadapi ketidaksetujuan orangtua, Lady Emily Bulwer-Lytton (1874-1964), putri ketiga dari Edward Bulwer-Lytton Earl 1 dari Lytton , seorang mantan Raja Muda India, dan Edith Villiers, menikah Lutyens pada 4 Agustus 1897 di Knebworth, Hertfordshire. Mereka memiliki lima anak, tapi serikat sebagian besar tidak memuaskan, praktis dari awal. Pernikahan Lutyens 'cepat memburuk, dengan Lady Emily menjadi tertarik pada teosofi , agama-agama Timur dan daya tarik emosional dan filosofis-dengan Jiddu Krishnamurti.
Putri pasangan Elisabeth Lutyens menjadi seorang komposer terkenal; lain putri, Mary Lutyens , menjadi seorang penulis terkenal dengan buku-bukunya tentang Krishnamurti. Cucu A adalah Nicholas Ridley , kabinet menteri di bawah Margaret Thatcher .
Anak-anak
1. Barbara Lutyens (lahir 1898) menikah 10 Mei 1920 (sebagai istri ke-2 nya) Kapten Rt. Hon. (David) Euan Wallace , MC, MP, PC (1892-1941). (Euan Wallace pertama kali menikah dengan Lady 1913-1919 Idina Sackville , dan memiliki dua anak olehnya). Barbara ketiga dan hanya bertahan putra (Wallace dan kedua anak yang lebih tua meninggal dalam Perang Dunia Kedua) adalah Billy Wallace (b 1927)., pengawalan mantan Princess Margaret . Lutyens Barbara menikah kedua tahun 1945 Komandan Letnan Agar Herbert, USNR .
2. Robert Lutyens (1901-1971 / 1972), seorang arsitek dengan ayahnya, ia juga seorang desainer interior, wartawan, dan penulis. Dia menikah dua kali dan memiliki seorang putra dari pernikahan pertamanya dan Candia putri, pembuat furnitur, dengan pernikahan keduanya.
3. Ursula (1904-1967) menikah 1924 yang ke-3 Viscount Ridley , oleh siapa isu termasuk Matius Ridley, 4 Viscount Ridley (lahir 1925) dan saudaranya Nicholas Ridley , Baron Ridley dari Liddesdale (1929-1993), dan seorang putri.
4. Agnes Elisabeth Lutyens (1906-1983); dua kali menikah, dan memiliki masalah, satu putra dan putri kembar dengan suami pertamanya. Dengan kedua suami-nya Edward Clark, ia memiliki seorang putra yang lahir sebelum pernikahan.
5. Edith Mary Lutyens (1908-1999), sebuah pialang saham Anthony Rupert Herbert Franklin Sewell. Mereka memiliki masalah, satu anak perempuan. Dia menikah 2ndly 1945, sejarawan seni dan kerajaan pedagang bulu JG Link (w. 1997).
Selama tahun-tahun terakhir hidupnya, Lutyens menderita dengan serangan beberapa pneumonia. Pada awal 1940-an ia didiagnosis dengan kanker. Dia meninggal pada tanggal 1 Januari 1944. Peringatan-Nya, yang dirancang oleh teman dan sesama arsitek William Curtis Hijau , adalah di ruang bawah tanah Katedral St Paul di London.
H. CONTOH BANGUNAN
1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Berada di daerah sub urban Kota Jakarta dengan kapasitas 9 juta orang. Dirancang oleh Paul Andreu dari Prancis. Sebagian besar berkonstruksi tiang dan balok (dari pipa-pipa baja) yang diekspose. Unit-unit dalam terminal dihubungkan dengan selasar terbuka yang sangat tropikal, sehingga pengunjungnya merasakan udara alami dan sinar matahari. Unit ruang tunggu menggunakan arsitektur Joglo dalam dimensi yang lebih besar, namun bentuk maupun sistem konstruksinya tidak berbeda dari sopo guru dan usuk, dudur, takir, dan lain-lain dari elemen konstruksi Jawa. Penggunaan material modern namun memiliki tampilan seperti kayu yang diterapkan pada kolom- kolom di ruang tunggu memberikan kesan yang modern namun natural.

Gambar Bandara soekarno Hatta
Sumber: http://www. airport.com

Gambar Bandara Soekarno Hatta
Sumber: http://www. airport.com
Pendekatan Pemikiran Rancangan:
Bangunan Soekarno Hatta Airport ini merupakan bangunan neo-vernakular yang dengan sangat jelas memperlihatkan konsep asli vernakularnya seperti pada penggunaan bentuk-bentuk atap joglo dan atap-atap pelana (lipat) yang banyak digunakan pada bangunan tradisional Indonesia. Penggunaan material modern yang berkesan natural pada kolom-kolom bangunan ini dapat diterapkan pada bangunan Pasar Tradisional agar terlihat kesan mendaerah namun modern.
Selain itu penerapan konsep arsitektur setempat dalam penggunaan tata ruang yang linear yang dipadu dengan teknologi modern cocok diterapkan pada Pasar Tradisional, agar dapat terciptanya suatu bangunan modern yang masih memiliki image daerah, seperti ulee gajah pada sambungan balok-kolom yang saling menembus yang banyak terdapat pada bangunan tradisional Aceh.
2. Kuala Lumpur International Airport

Gambar Kuala Lumpur International Airport
Sumber: http://www. airport.com
Airportyang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia ini dirancang oleh Dr. Kisho Kurokawa. Airport berkapasitas 25 juta orang dalam rencana pengembangannya akan dibuat jalur penghubung antara Kuala Lumpur dengan pusat kota. Di lahan seluas 10.000 ha ini Dr. Kisho Kurokawa merancang airport ini dengan gaya pencampuran identitas nasional Malaysia dengan fasilitas high-tech sehingga dapat mencerminkan Malaysia yang modern. Airport ini menjadi simbol kebanggaan Nasional Malaysia dan menjadi kesan pertama yang menarik ketika para penumpang tiba di Malaysia.

Gambar Kuala Lumpur International Airport
Sumber: http://www. airport.com
Pendekatan Pemikiran Rancangan:
Kuala Lumpur International Airport merupakan bangunan neo-vernakular yang memiliki konsep vernakular yang cukup jelas, penggunaan bentukan dan material atap yang melengkung mencerminkan Malaysia yang sangat kental nuansa Islaminya namun dengan sentuhan material modern menjadi sangat modern namun tidak meninggalkan unsur vernakularnya. Penggunaan material yang sesuai dengan konsep vernakular inilah yang dapat diterapkan pada bangunan yang akan dirancang, yaitu Pasar Tradisional yang modern namun tidak meninggalkan unsur vernakular Acehnya.

Gambar Kuala Lumpur International Airport
Sumber: http://www. airport.com
3. National Theatre Malaysia

Gambar National Theatre Malaysia
Sumber: http://www. theatremalaysia.com
Bangunan teater daerah Malaysia ini merupakan salah satu bangunan neo-vernakular di Malaysia. Terletak di Kuala Lumpur, dengan fungsi sebagai teater daerah dan juga gedung pertunjukan, dengan kapasitas 2000 orang yang menggunakan tiga tingkat balkon. Gedung Teater Nasional Malaysia ini merupakan salah satu ciri Malaysia sehingga terlihat sangat lekat sekali kesan budaya Malaysianya. Gedung ini didesain dengan mengikuti konsep bangunan tradisional melayu Malaysia yang menggunakan atap pelana yang tinggi. Dengan mengambil bentuk vernakular yang jelas sekali dipadu dengan material yang modern menjadikan Gedung Teater Nasional Malaysia ini terlihat modern namun tetap memiliki ciri khas Malaysia.

Gambar Interior National Theatre Malaysia
Sumber: http://www. theatremalaysia.com
Pendekatan Pemikiran Rancangan:
Gedung Teater Nasional Malaysia ini mengambil konsep vernakular dari rumah tradisional melayu Malaysia dengan sangat jelas dan memberikan pengulangan-pengulangan pada bagian atapnya yang bertingkat-tingkat. Atap pelana yang biasanya digunakan pada bangunan rumah tradisional sangat tepat diaplikasikan ke gedung teater ini karena gedung teater membutuhkan ruang yang besar dan tinggi seperti pada rumah tradisional yang menggunakan atap yang besar dan tinggi. Hal ini juga yang diterapkan ke dalam bangunan Pasar Tradisional yang menggunakan atap-atap dari rumah tradisional di Aceh.

Gambar Eksterior National Theatre Malaysia
Sumber: http://www. theatremalaysia.com
4. Asakusa Tourist Information Center

Gambar Asakusa Tourist Informasi Center
Asakusa Tourist Information Center merupakan karya Kengo Kuma, yang merupakan sayembara desain Tourist Hotpsot yang diadakan pada tahun 2008 oleh pemerintah Distrik Taito dan diikuti oleh 300 peserta.

Gambar Pagoda kuil sensoji(kiri), gerbang kaminari(kanan)
Bangunan ini terletak di seberang kuil Shinto di Jepang, Kuil Kinruzan Sensoji yang merupakan objek wisata utama di Asakusa, Tokyo. Asakusa terkenal sebagai kota dengan atmosfer shitamachi yang kental. Kuil Sensoji terkenal dengan lampion berukuran besar yang diletakkan pada gerbang Kaminari.

Gambar Machiya di Jepang
Karya kengo kuma ini merupakan reinterpretasi arsitektur vernacular dari bangunan machiya.Machiya merupakan townhouse tradisional Jepang, berupa rumah yang terbuat dari material kayu dengan fasad sempit dan berupa massa memanjang kebelakang.

Gambar Asakusa Tourist Informasi Center
Jika machiya pada umumnya terdiri satu setengah lantai, dua lantai hingga tiga lantai, maka desain Kuma ini terdiri dari tujuh lantai. Atapnya berbentuk pelana bertumpuk, mengorientasikan diri pada pagoda kuil sensoji yang yang memiliki atap bertumpuk, berjumlah lima buah. Lantai 1 dan 2 digunakan sebagai area utama pusat informasi dan lounge. Sedangkan lantai 3 digunakan sebagai kantor administrasi, lantai 4 hingga 6 digunakansebagai galeri multifungsi maupun area aktivitas lain. Lantai 7 digunakan sebagai kafe.
5. Mapungubwe Interpretation Centre

Gambar Mapungubwe interpretation center
Mapungubwe Interpretation Centre merupakan karya Peter Rich. Terletak di Afrika Selatan bagian utara yang berbatasan dengan Botswana dan Zimbabwe, serta termasuk dalam kawasan Unesco World Heritage Site. Lokasi bangunan ini selain merupakan daerah yang kaya dengan cultural heritage, juga memiliki kekayaan flora dan fauna serta merupakan daerah bekas tambang emas pertama di Afrika.

Gambar Eksteriol Mapungubwe Interpretation Center
Visitor Center seluas 1.500 m² ini memiliki ruang yang berisi artifak serta sejarah tempat bangunan ini berada. Selain itu juga terdapat fasilitas lain dan kantor pengelola. Desain bangunan menyerupai dome yang merupakan bentuk rumah penduduk setempat dengan bagian dalam berupa kubah.

Gambar Interiol Mapungubwe Interpretation Center
Kubah-kubah lengkung ini didesain dengan mengadaptasi sistem konstruksi setempat yang telah berumur 600 tahun dalam upaya untuk menciptakan bangunan yang low-cost serta ramah lingkungan. Material utama bangunan ini adalah batu paras dan ubin sebagai pelapis dinding, serta kayu jenis mopane.
6. Bandara Internasional Minangkabau

Gambar Bandara International Minangkabau
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Bandar_Udara_Internasional_Minangkabau
Bangunan ini terletak di propinsi Sumatra barat yang merupakan salah satu bangunan neo vernakular. Memiliki fungsi sebagai tempat lepas landas, mendarat pesawat udara, dan pergerakan di darat pesawat udara, dengan kapasitas mencapai 1,3 juta, dua kali lipat lebih dari yang ditargetkan pada tahun 2010 yaitu 622.000 penumpang. Bandar udara ini merupakan bandar udara pertama dan satu-satunya di dunia yang memiliki nama suatu suku atau etnik, dimana dinamakan sesuai dengan etnik yang mendiami provinsi Sumatera Barat yaitu Minangkabau. Bangunan ini sangat lekat sekali dengan budaya minangkabau.
Bandara ini didesain dengan mengikuti konsep bangunan tradisional minangkabau yang menggunakan atap gonjong atau bagonjong dengan bentuk puncak atapnya runcing yang menyerupai tanduk kerbau dan dahulunya dibuat dari bahan ijuk yang dapat tahan sampai puluhan tahun namun belakangan atap rumah ini banyak berganti dengan atap seng. Dengan mengambil bentuk vernakular yang jelas sekali dipadukan dengan material yang moderen menjadikan bandara Internasional Minangkabau ini terlihat maderen namum tetap memiliki ciri khas daerah mimangkabau yang terletak pada atapnya.

Gambar Bandara International Minangkabau
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Bandar_Udara_Internasional_Minangkabau
Penarapan tema neo vernakular pada Bandara internasional minangkabau ini mengambil konsep vernakular dari rumah tradisional padang dengan sangat jelas terdapat pada atap gonjong atau bagonjongdengan bentuk puncak atapnya runcing yang menyerupai tanduk kerbau.

- Arsitek : Zimmer Gunsul Frasca
- Lokasi : Santa Barbara, California
- Tanggal : 1999-2002
- Jenis Bangunan : akademik laboratorium dan ruang kelas
- Konstruksi Sistem : beton dan rangka baja
· Keberlanjutan : LEED Platinum, dengan efisiensi energi yang aktif, pencahayaan, shading, tinggi bahan konten daur ulang, photovoltaics 42KW - GEEB
· Catatan : "The Donald Bren Sekolah Ilmu Lingkungan dan Manajemen"
Sekolah Donald Bren di University of California, Santa Barbara mengambil keuntungan dari pengaturan indah di dekat Samudra Pasifik menjadi bangunan hijau yang mencakup lingkungan tidak hanya untuk efisiensi, tapi untuk pengalaman. Dengan halaman terbuka mencolok, memberikan kesempatan yang luas untuk interaksi sosial yang membuat transisi antara indoor maupun outdoor lebih halus dan singkat dari bangunan.
Sekolah Bren juga memanfaatkan penerangan alami untuk memanfaatkan pencahayaan alami sebagai pengganti lampu buatan sementara memungkinkan koneksi pandangan yang lebih meningkatkan bangunan untuk lanskap. Dan dengan jendela operal dan teknologi tinggi senors terhubung ke unit pemanas yang berdekatan, Sekolah Bren cerdas mengambil keuntungan dari Santa Barbara iklim terkenal moderat. Ini gedung kampus yang menawan dan mengesankan sebagai kota mana ia berasal.
Gedung Bren Hall dengan bahan yang berkelanjutan dan metode diperkirakan telah ditambahkan hanya 2% untuk biaya bangunan, yang dengan mudah akan diperhitungkan dari waktu ke waktu oleh tabungan energi.
"Untuk memastikan efisiensi penggunaan energi, gedung ini dirancang untuk memanen cahaya alami, pemanasan, dan pendinginan. Menghadapi laut, sayap kantor tidak memiliki AC dan bukannya bergantung pada aliran-melalui ventilasi dengan jendela yang dapat dibuka dan transoms panen Daylight adalah. ditambah dengan rencana pencahayaan yang menggabungkan hemat energi perlengkapan dan lampu bersama dengan kontrol untuk gerakan dan cahaya ambient. " - Donald Bren Sekolah
"LEED berperan dalam menyediakan struktur untuk upaya penelitian dan juga sebagai sarana untuk mengukur hasil."

Gambar Ruang Sosial Halaman Gedung Donald Bren School of Environmental Science & Management. Santa Barbara, California

Gambar Interior Auditorium Donald Bren School of Environmental Science & Management. Santa Barbara, California
Kantor bupati kabupaten kampar berada di kompleks kantor pemerintah kabupaten kampar di bukit candika kota bangkinang, daerah ini merupakan kompleks terpadu kantor pemerintahan kabupaten kampar yang baru dimana sebelumnya kantor bupati kampar berada di jalan SM.amin. karena berada di jalan lintas sumatra. pemindahan kantor pemerintah ke tempat yang lebih luas dan berada jauh dari pusat kota merupakan ide brilian selain jauh dari aktifikas perdagangan serta jalan lintas, pemindahan ini juga bisa memicu perkembangan kota bangkinang lebih besar lagi. tidak terfokus di daerah yang lama saja sehingga akan menyebabkan kesemerautan kota. kompleks kantor pemerintah secara langsung maupun tidak langsung meniru konsep kantor pemerintah di negara malaysia yang semua kantor pemerintah di bangun di dalam satu kompleks biar lebih mudah untuk segala urusan.

Gambar Kantor Bupati Kabupaten Kampar
Kantor Bupati Kabupaten Kampar ini berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kampar disekitar Kantor Bupati ini juga terdapat beberapa Kantor Dinas, Kantor DPRD Kabupaten Kampar dan juga Gedung Olahraga. Kampar sebagai Kabupaten senior yang bukan Kabupaten Pemekaran cukup berani juga menganggarkan pembangunan kantor baru.
Kantor baru bupati kampar ini terlihat megah dengan aristektur lokal yang di padukan dengan arsitektur modern. di depan kantor bupati ini juga di lengkapi sebuah kolam yang cukup besar. Penerapan konsep arsitektur neo vernakular pada bangunan ini mengambil konsep vernakular dari rumah tradisional kampar yang sangat jelas terlihat pada bentuk perabung (bubungan) atapnya melentik mengarah langit.

Gambar Tampak Samping Kantor Bupati Kabupaten Kampar
9. Kantor Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi sulawesi barat
Alamat Kantor Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi sulawesi barat berada pada jl. H. Abd. malik pattana endeng komp. Kantor gubernur sulawesi barat.
Gambar Kantor Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat
Sumber: http://alamatkantorsulbar.blogspot.com/2012/01/alamat-kantor-dinas-pertambangan-energi.html
Gambar tampak samping Kantor Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat
Sumber: http://alamatkantorsulbar.blogspot.com/2012/01/alamat-kantor-dinas-pertambangan-energi.html
Penerapan konsep arsitektur neo vernakular pada bangunan ini mengambil konsep vernakular dari rumah tradisional sulawesi yang sangat jelas terlihat pada bentuk atap perisai dan permainan kolom yang ilegan seakan terkesan rumah panggung tradisional sulawesi.
Gabungan gaya arsitektur moderen dengan karateristik arsitektur tradisional sulawesi ini terlihat sangat dominan, sehingga gaya arsitektur neo vernakularnya sangat jelas terlihat.
Alamat Kantor bupati kabupaten Sulawesi Barat terletak di Jl. A. Yani, Pontianak.

Sumber : http://www.panoramio.com/photo_explorer#view=photo&position

Sumber : http://www.panoramio.com/photo_explorer#view=photo&position
Penerapan konsep arsitektur neo vernakular pada bangunan ini menggunakan Unsur lagam lokal Kalimantan Barat, dibuktikan dengan Style yang seakan akan panggung. padahal bangunan ini tidak panggung .
I. GAMBAR HASIL RANCANGAN

Gambar Denah Lantai 1
Sumber : Hasil Rancangan

Gambar Denah Lantai 2
Sumber : Hasil Rancangan

Gambar Denah Lantai 3
Sumber : Hasil Rancangan

Gambar Denah Lantai 4
Sumber : Hasil Rancangan
Subscribe to:
Comments (Atom)












